Workshop Amazon Web Services (AWS) Untuk Para Dosen Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang

Friday, 24 January 2020 - 17:02 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Jumat (24/1/2020), Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang (JTI Polinema) menyelenggarakan workshop tentang Amazon Web Services (AWS) yang bertempat di Lantai 7, Ruang LKJ 2, Gedung Teknik Sipil Polinema. Workshop ini diadakan untuk menunjang performa dan pemutakhiran pengetahuan mengenai program AWS. Amazon Web Services adalah sekumpulan layanan-layanan berbasis Cloud Computing yang dibuat oleh Amazon sejak tahun 2002. JTI Polinema bekerja sama dengan pihak Amazon dalam pelaksanaan acara ini.

Workshop dibuka oleh Bapak DR. Eng. Rosa Andrie Asmara, ST., MT., selaku Sekretaris JTI Polinema pada pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, perwakilan dari Amazon, Bapak Aris Prabhawa mengisi materi bertemakan “Introduction to Amazon Web Services and EC2”. Beliau memulai dari AWS, EC2 dan juga pelatihan Hands-On Lab. Pria yang menjabat Public Sector Solution Architect ini, membahas tentang pengenalan dan keuntungan menggunakan AWS di awal materi. AWS berbasis Cloud Computing on-demand IT delivery services, yang membuka portal untuk membuat resource langsung berdasarkan keperluan dan permintaan. Program ini juga menyediakan 165 layanan yang mendukung machine learning. Materi dilanjutkan pada pembahasan EC2 mengenai pemilihan sistem yang digunakan, sistem operasi yang mendukung, terminologi, dan juga desain keamanan.

Setelah selesai dalam penyampaian materi, sesi workshop dilanjutkan pada Hands-On Lab dengan pembuatan akun yang telah disediakan oleh grup AWS. Pada sesi ini, peserta workshop diminta untuk login dan menggunakan AWS console yang tersedia. Menjelang akhir acara, pemateri memberi trial mengenai pengaplikasian program pada layanan web.  Para dosen-dosen Polinema sangat antusias tentang workshop ini. Berbagai pertanyaan diajukan oleh peserta mengenai teknis dan juga segi pembayaran layanan AWS sendiri. Testimoni salah satu dosen, Muhammad Unggul Pamenang, S.ST., M.T, mengenai acara ini “Ilmu yang diberikan amat bermanfaat dan program ini sangat ekonomis. AWS bisa meminimalisir cost saat membuat server kita sendiri dalam membuat layanan web.” (FUM)

Pelaksanaan Rapat Hasil Akhir Yudisium Semester Ganjil 2019/2020

Thursday, 23 January 2020 - 15:14 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Jumat (17/1/20) kemarin, Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang (JTI Polinema) menyelenggarakan rapat hasil yudisium semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Acara ini dimulai pada jam 8.30 dan bertempat di lantai 8, Gedung Teknik Sipil, Politeknik Negeri Malang. Rapat ini diikuti oleh seluruh dosen dan sivitas akademika JTI Polinema yang juga dihadiri oleh Wakil Direktur I: Supriatna Adhisuwignyo S.T., M.T., Wakil Direktur III: Dr. Eng. Anggit Murdani, S.T, M. Eng, dan Wakil Direktur IV: Dr. Luchis Rubiyanto, Lrsc., M.MT.

Rapat ini dibuka oleh Wadir I dengan menyampaikan berbagai informasi terkait seleksi mahasiswa baru dari PMDK dan SBMPN (pengganti UMPN), kurikulum terbaru yang diharapkan untuk mengadaptasi e-learning dan online course, dan juga mengenai target dan lulusan tahun 2020. Selanjutnya, Wadir IV menyampaikan beberapa program yang akan dijalankan di tahun 2020. Salah satunya yaitu DTS VSGA yang bekerja sama dengan Kominfo dan juga Pelaksanaan Tracer Alumni, yakni pendataan alumni kampus untuk mengecek seberapa persen lulusan Polinema yang terserap di dunia kerja. Sementara itu, Wadir III membahas mengenai PKM, KIMPN 2020 yang akan dilaksanakan September 2020, dan juga lomba tingkat internasional bagi mahasiswa yang akan dibiayai oleh kampus.

Pada acara rapat yudisium, Ketua Jurusan, Bapak Rudy Ariyanto, S.T. M.Cs., menjelaskan terkait pelaksanaan DTS 2020 yang ditarget 1000 peserta, rencana pembukaan program studi D-IV Cloud Computing, dan juga rencana pembukaan S2 Teknologi Informasi di 2020. Selanjutnya, rapat dilanjutkan pada penjelasan laporan Program Kerja Lapangan oleh Ibu Atiqah Nurul Asri, S.Pd., M.Pd. Rapat dilanjutkan dengan pembahasan laporan akhir dan skripsi yang diumumkan oleh masing-masing ketua program studi D-III dan D-IV. Acara ditutup setelah pembahasan nilai akhir mahasiswa di setiap mata kuliah. (FUM)

Kemeriahan Penutupan Digital Talent Scholarship VSGA 2019 Batch 2 di Politeknik Negeri Malang

Monday, 25 November 2019 - 10:39 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Selesai sudah Digital Talent Scholarship (DTS) Batch 2 2019 dengan program Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politenik Negeri Malang (Polinema). Pelatihan yang didanai Kominfo dan bekerjasama dengan Jurusan Teknologi Informasi Polinema kali ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta lulusan SMK jurusan yang berkaitan TI dan belum bekerja agar mendapatkan skill mumpuni di bidang Teknologi Informasi. Peserta mengikuti pelatihan ini setiap hari Sabtu selama 28 September hingga 16 November 2019. Tercatat ada 941 pendaftar yang disaring dari dua seleksi, yaitu seleksi administrasi dan seleksi substansi. Dari ratusan calon peserta tersebut, terhitung 305 peserta final yang mengikuti empat skema pelatihan VSGA, yakni menawarkan empat skema pelatihan yang terdiri dari Junior Mobile Programmer, Junior Web Programmer, Junior Graphic Designer, dan Junior Network Administrator.

Jumlah peserta keseluruhan yang telah mengikuti sertifikasi yakni, dari skema JGD 106 orang, JNA 75 orang, JMP 49 orang, dan JWP dengan 75 orang. Pada akhir kegiatan DTS 2019 ini, para peserta diwajibkan untuk mengikuti ujian Sertifikasi LSP P3 dengan lokasi ujian di Laboratorium Jurusan Teknologi Informasi, Gedung Teknik Sipil Lantai 6-7 Politeknik Negeri Malang.

Acara ini resmi ditutup pada hari Rabu, 17 November 2019 oleh Pembantu Direktur Bidang IV, Bapak Dr. Luchis Rubianto, LRSC., MMT, di Auditorium Gedung Sipil Lantai 8 Polinema. Acara diikuti oleh para 38 instruktur, 31 panitia, dan juga total 267 peserta dari empat skema di atas. Selain itu, DTS VSGA Batch 2 ini juga dihadiri oleh Ibu Eka Handayani, S.E., MM, dari Kemenkominfo Surabaya, dan juga Ibu Ir. Cahaya Khoironi, MM. perwakilan dari Badan Litbang SDM Kemenkominfo Jakarta.

Acara penutupan sendiri berlangsung cukup meriah. Selain laporan yang disampaikan Ketua Pelaksana Kegiatan DTS 2019, Bapak Rudy Ariyanto, ST., M.Cs., disajikan pula pemutaran video kegiatan DTS 2019 yang berlangsung, dan pada akhir acara peserta mendapatkan sertifikat pelatihan dan uang saku. Bapak Luchis sebagai Pudir IV mengapresiasi penutupan dan menyampaikan informasi tentang kegiatan ini di masa depan, “Tahun depan di tahun 2020, kami ditarget 1000 peserta oleh Kemkominfo, Polinema dan JTI siap untuk melaksanakan acara ini kembali. Rencananya, kami akan membuka kegiatan ini dalam 3 tahap, dan dengan kerjasama dengan semua SMK di Malang Raya.” tutupnya.  [FUM]

Jalin Kerjasama dengan Shenyang University of Technology, JTI Polinema Terbangkan Empat Mahasiswa ke Tiongkok

Wednesday, 9 October 2019 - 15:12 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Empat mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) telah berangkat ke negeri tirai bambu pada hari selasa (8/10/2019) kemarin, dalam rangka kerjasama antar kampus Polinema dan Shenyang University of Technology. Para mahasiswa tersebut yaitu Ambrosius Bimas Yudistira (TI-3H), Ikhlaashul Mu’aasyiqiin (TI-3H), Mike Vera Rotua Saragi (TI-3H), dan Nissa Auwliya Luth Dendy (TI-3H). Mereka menempuh gelar double degree (gelar ganda) setelah menyelesaikan empat semester di JTI Polinema. Keempat mahasiswa ini, nantinya akan menempuh dua tahun studi lanjut di Tiongkok.

Nissa, salah satu mahasiswa yang terpilih, menjelaskan jika program ini akan sangat bermanfaat demi masa depannya kelak. Lebih lanjut, ia memaparkan tentang bagaimana dirinya terpilih pada program gelar ganda ini, “Alhamdulillah, kami berempat terpilih setelah menempuh seleksi yang ketat di JTI. Awalnya, kami mendaftar terlebih dahulu di akhir semester empat kemarin. Lalu kami mengikuti tes TOEFL sebagai ketentuan awal, mengingat di Tiongkok nanti proses belajar mengajar akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.” ujarnya.

Sementara itu tanggapan perwakilan dari JTI Polinema, ibu Eka Larasati Amalia, S.ST., M.T.,  mengemukakan jika dengan kolaborasi ini, mahasiswa bisa mengambil banyak manfaat bagi individu maupun untuk kampus. “Dengan adanya kerjasama ini, semoga para mahasiswa nanti bisa membagikan pengalaman dan ilmunya bagi jurusan dan teman sebayanya. Selanjutnya, semoga dengan double degree program ini, JTI Polinema bisa menambah kuota gelar gandanya keluar negeri tahun depan.” tutup dosen muda ini.