Jalin Kerjasama dengan Shenyang University of Technology, JTI Polinema Terbangkan Empat Mahasiswa ke Tiongkok

Wednesday, 9 October 2019 - 15:12 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Empat mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) telah berangkat ke negeri tirai bambu pada hari selasa (8/10/2019) kemarin, dalam rangka kerjasama antar kampus Polinema dan Shenyang University of Technology. Para mahasiswa tersebut yaitu Ambrosius Bimas Yudistira (TI-3H), Ikhlaashul Mu’aasyiqiin (TI-3H), Mike Vera Rotua Saragi (TI-3H), dan Nissa Auwliya Luth Dendy (TI-3H). Mereka menempuh gelar double degree (gelar ganda) setelah menyelesaikan empat semester di JTI Polinema. Keempat mahasiswa ini, nantinya akan menempuh dua tahun studi lanjut di Tiongkok.

Nissa, salah satu mahasiswa yang terpilih, menjelaskan jika program ini akan sangat bermanfaat demi masa depannya kelak. Lebih lanjut, ia memaparkan tentang bagaimana dirinya terpilih pada program gelar ganda ini, “Alhamdulillah, kami berempat terpilih setelah menempuh seleksi yang ketat di JTI. Awalnya, kami mendaftar terlebih dahulu di akhir semester empat kemarin. Lalu kami mengikuti tes TOEFL sebagai ketentuan awal, mengingat di Tiongkok nanti proses belajar mengajar akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.” ujarnya.

Sementara itu tanggapan perwakilan dari JTI Polinema, ibu Eka Larasati Amalia, S.ST., M.T.,  mengemukakan jika dengan kolaborasi ini, mahasiswa bisa mengambil banyak manfaat bagi individu maupun untuk kampus. “Dengan adanya kerjasama ini, semoga para mahasiswa nanti bisa membagikan pengalaman dan ilmunya bagi jurusan dan teman sebayanya. Selanjutnya, semoga dengan double degree program ini, JTI Polinema bisa menambah kuota gelar gandanya keluar negeri tahun depan.” tutup dosen muda ini.

Luar Biasa! Tim JTI Polinema Borong 3 Piala dari Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KIMPN) 2019 di Politeknik Caltex Riau

Thursday, 19 September 2019 - 11:19 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG– Sekali lagi, berita baik datang dari Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) di acara Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KIMPN) 2019 yang dilaksanakan di Politeknik Caltex Riau. Tercatat ada 21 Politeknik, yang terdiri dari 102 tim, dan 250 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti event tahunan KIMPN ini. JTI Polinema sendiri mengirim 22 total peserta dari delapan tim dan lima kategori.

Tim Imagineus dari JTI Polinema yang mendapat Juara 1 di bidang E-Government – Foto: Politeknik Caltex Riau

Dari delapan lomba yang dipertandingkan, perwakilan Polinema memenangkan tiga kategori di sektor E-Government, Keamanan Jaringan, dan juga Cipta Inovasi. Bidang E-Government memperoleh juara pertama dengan nama tim Imagineus yang dikomandoi oleh Roy Achmad Aziz, dan Yudistira Eka Putra. Tim ini dibimbing oleh bapak Dika Rizky Yunianto, S.Kom., M.Kom. yang juga seorang ahli dalam pengembangan teknologi informasi bagi pemerintahan. Lebih lanjut ia menjelaskan, ”Dalam kompetisi ini, kami mengintegrasikan data dinas pertanian, perikanan, peternakan untuk mengetahui ketersediaan pangan agar lebih mudah.” Dosen muda ini juga menambahkan, “Selain itu, kami juga memprediksi produksi setiap komoditas di tahun berikutnya.”

Tim GenerasiBaru-v1 JTI Polinema memperoleh peringkat kedua di bidang keamanan jaringan – Foto: Politeknik Caltex Riau

Sedangkan di bidang keamanan jaringan, tim GenerasiBaru-v1 menempati peringkat kedua dengan nama tim oleh pasangan Rahma Syndu Granata dan Riza Awwalul Baqy. Di kompetisi ini, pengujian diadakan pertandingan attack dan defense jaringan antar peserta. Kedua mahasiswa JTI Polinema ini memang terkenal cukup unggul dalam bidang network security, sehingga atas kinerjanya mereka bisa memenangi kompetisi ini. Di bidang Cipta Inovasi, perwakilan JTI Polinema meraih juara ketiga dengan atas nama tim Barokah Crew yang terdiri dari Anggarda Bayu, Kiki Rizka Abdullah, dan Sahabul Ashfari. Tim yang dibimbing oleh bapak Muhammad Afif Hendrawan, S.Kom., M.T. ini mengembangkan konsep autentikasi memanfaatkan gelombang otak.

Tim Barokah Crew mendapat juara ketiga di sektor cipta inovasi – Foto: Politeknik Caltex Riau

“Gelombang otak digunakan untuk login atau autentikasi pengganti password atau sidik jari.“ kata Afif. Pengaplikasian gelombang otak ini merupakan ranah baru di bidang autentikasi selain penggunaan biometrics. “Kami sadar jika iris scanner, face recognition, juga fingerprint sudah sering diaplikasikan. Namun, di sini kami menggunakan gelombang otak ini sebagai cara lain untuk diterapkan dalam high value asset seperti membuka ruangan rahasia ataupun akses tertentu dalam gedung yang membutuhkan autentikasi khusus.”

Dengan pencapaian luar biasa ini, Jurusan Teknologi Informasi sekali lagi mengharumkan nama Politeknik Negeri Malang di kancah nasional. Semoga ke depannya JTI bisa mengepakkan sayapnya menuju kompetisi di jenjang internasional. (FUM)

Selamat! Tim Dosen dan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Polinema Menjuarai 1st Winner 4th SEA Creative Camp Competition

Friday, 6 September 2019 - 10:29 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Kabar gembira diterima oleh Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) Jumat lalu. Kolaborasi antar tim dosen dan mahasiswa mendapat peringkat pertama dalam “4th SEA Creative Camp” di bidang Big Data Online Workshop. Kompetisi ini diadakan oleh Southeast Asian Ministers of Education (SEAMEO) dan sudah memasuki tahun ke empat saat ini. Mendaftarkan proyek CITIBIKE, tim dosen yang terdiri dari ibu Annisa Puspa Kirana, S.Kom, M.Kom, Vivi Nur Wijayaningrum, S.Kom, M.Kom, dan Mustika Mentari, S.Kom, M.Kom menjuarai kompetisi yang bergengsi ini.

Berawal dari riset grup yang serupa dalam bidang Artificial Intelligence (AI), ketiga dosen berkesempatan mengikuti online course khususnya dalam bidang big data oleh SEAMEO. Salah satu perwakilan dari tim dosen, ibu Vivi menjelaskan “Kami memilih big data karena merupakan salah satu topik yang sedang trend saat ini dan akan terus mengalami perkembangan di masa yang akan datang terutama dalam mendukung era industri 4.0. Selain itu, juga karena sumber daya manusia yang menekuni dalam bidang big data tersebut masih jarang, terutama di Polinema.” Dosen muda ini juga menjelaskan mengapa tim mengulik konsep tertentu, “Kami memilih CITIBIKE, sebuah layanan penyewaan sepeda di kota New York. Layanan persewaan ini merupakan salah satu transportasi alternatif publik di sana. Data transaksi penyewaan ini terus di update setiap saat dan dapat diakses oleh publik.” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika tim mengambil data yang tersedia dimulai tahun 2012 sampai saat ini yang mencapai ukuran 189 GB. Data yang tersedia tersebut menyimpan informasi tentang nama stasiun, data perjalanan per customer, data kecelakaan, biodata customer, data komplain, dan data lainnya. Ibu Annisa Puspa dari tim dosen menambahkan “Spesifiknya, untuk project ini sendiri kami menggunakan data nama stasiun, transaksi peminjaman dan pengembalian, dan profile customer. Data-data tersebut digunakan untuk mendapatkan informasi dan analisis tentang perilaku masyarakat yang sering menggunakan CITIBIKE sebagai alat bantu transportasinya. Analisis yang dilakukan meliputi analisis jenis kelamin, umur, stasiun yang paling populer, dan masih banyak analisis lainnya.” tambahnya. Harapannya, dengan mempelajari tentang perilaku customer atau masyarakat di kota New York dalam menggunakan transportasi dalam kehidupan sehari hari, persewaan sepeda kayuh bisa diaplikasikan di Indonesia ke depannya.

Tim dosen dan mahasiswa jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang – Dokumen Pribadi

Dalam prosesnya, tim dosen JTI merekrut para mahasiswa berkompeten di jenjang D3 Manajemen Informatika (MI) dan D4 Teknik Informatika (TI). Mahasiswa jenjang MI, yaitu Rizki Novitria Rahmawati (MI-2E), Sherin Lendiska Wulandari (MI-2F), Alissa Velia Royhatul Jannah (MI-2D), Andry Dwi Suharmanto (MI-2D), sedangkan  mahasiswa TI, yakni Zaky Maula Luthfansa (TI-3D), Novian Nurrohman (TI-2B), dan Ivan Abdurrafie (TI-2D). Tim dosen membantu mengkoordinasi mahasiswa dan mengarahkan pengerjaan project akhir yang dikerjakan sehingga project dapat berhasil dikumpulkan tepat pada waktunya. Para dosen juga membantu menggali ide dan memberikan gambaran mengenai contoh-contoh penerapan big data dalam kehidupan sehari-hari.

Meski begitu, dalam mengikuti kompetisi ini para tim dosen dan mahasiswa menempuh jalan terjal dan mengalami berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Dari pengambilan data yang terkendala waktu, koneksi, dan keterbatasan memory pada device yang digunakan. Selain itu, waktu pengerjaan terpotong karena ada liburan puasa dan lebaran Idul Fitri sehingga tidak bisa lebih fokus untuk mengerjakan project yang telah diusulkan. Namun semua teratasi di detik-detik terakhir menjelang batas akhir pengumpulan tugas. Hal ini didasari oleh semangat kerja tim yang sangat tinggi dan kompak. Dengan jerih payah, kesabaran, serta kegigihan antara kolaborasi tim dosen dan mahasiswa, tim ini mendapatkan sertifikat internasional 1st winner langsung dari pihak SEAMEO. (FUM)

Seminar Informatika Aplikatif (SIAP) V Tahun 2019 dilaksanakan di Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang

Friday, 30 August 2019 - 14:46 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang mengadakan Seminar Informatika Aplikatif (SIAP) pada hari Jumat, 23 Agustus 2019 dengan mengusung tema “Sistem Cerdas pada Riset Terapan untuk Teknologi yang Adaptif, Aman, Hemat Energi, dan Ramah terhadap Lingkungan”. Di tahun kelimanya ini, seminar diikuti oleh 137 mahasiswa JTI jenjang D3 Manajemen Informatika dan D4 Teknik Informatika. SIAP bertujuan untuk memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk presentasi mengenai tugas akhir dan skripsi masing-masing. Acara ini dibagi menjadi dua sesi, sesi pagi dan sesi siang. Dimoderatori oleh Bapak Hendra Pradibta, SE., MSc, acara di sesi pagi diisi oleh dua dosen Teknologi Informasi, yaitu Ibu Dwi Puspitasari, S. Kom, M. Kom dan Bapak Gunawan Budi Prasetyo ST., MMT., Ph.D yang menyajikan materi berbeda. Sedangkan pada sesi siang, dibuka sesi paralel bagi mahasiswa jenjang D4 untuk mengemukakan artikel-artikelnya dan juga mahasiswa D3 untuk memamerkan karya mereka.

Kegiatan Seminar Informatika Aplikatif (SIAP) V di Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Malang  – Dokumen Pribadi JTI Polinema

Pada sesi pagi, Pak Gunawan menyampaikan bidang Artificial Intelligence (AI) dalam presentasinya. Dosen lulusan S3 University of Southampton ini menjelaskan jika AI bisa diaplikasikan pada banyak hal yang bisa membantu manusia. Salah satunya, penerapan AI yang digunakan untuk menjaga suhu aki mobil agar tidak membeku di saat musim dingin tiba. Selain itu, beliau juga menyampaikan beberapa contoh Internet of Things (IoT) yang banyak terinspirasi dari AI. Mulai dari remote kontrol penghangat ruangan rumah, juga lampu dan listrik yang bisa diatur dari jarak jauh. Selanjutnya, Bu Dwi menyajikan materi mengenai Digital Image Processing (DIP) sebagai salah satu pengaplikasian dari bidang TI. Ibu dari tiga orang anak ini presentasi tentang pengalamannya ketika hamil dan menjadikan ultrasonografi (USG) yang bisa dipelajari mengenai garis dan bentuknya. Dosen lulusan ITS ini juga membuka kesempatan lebar-lebar untuk para mahasiswa yang ingin belajar materi dan pengaplikasian DIP lebih lanjut.

Para dosen beserta peserta Seminar Informatika Aplikatif – Dokumen Pribadi JTI Polinema

Pada sesi siang, tercatat ada 10 ruang yang diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang D4 Teknik Informatika untuk menyampaikan materi. Tercatat ada 123 artikel yang disajikan oleh mahasiswa dan diterbitkan secara online di Jurnal TI. Setelah presentasi, mereka mendapat sertifikat sebagai pemakalah di akhir acara. Sedangkan bagi mahasiswa D3 Manajemen Informatika, laporan akhir dengan hasil poster dalam bentuk X banner yang dipajang di sekitar ruangan seminar. Ketua Panitia SIAP V, Bapak Ekojono, ST., M.Kom mengemukakan “Semoga dengan adanya SIAP di tahun kelima ini, diharapkan bisa membuat para mahasiswa bisa paham tentang pentingnya riset dalam konteks Teknologi Informasi. Selain itu, semoga dosen JTI Polinema lebih giat lagi dalam meneliti dan berkontribusi bagi negara dalam bidang TI ke depannya.” tutupnya. (FUM)