Kemeriahan Penutupan Digital Talent Scholarship VSGA 2019 Batch 2 di Politeknik Negeri Malang

Monday, 25 November 2019 - 10:39 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Selesai sudah Digital Talent Scholarship (DTS) Batch 2 2019 dengan program Vocational School Graduate Academy (VSGA) di Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politenik Negeri Malang (Polinema). Pelatihan yang didanai Kominfo dan bekerjasama dengan Jurusan Teknologi Informasi Polinema kali ini bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta lulusan SMK jurusan yang berkaitan TI dan belum bekerja agar mendapatkan skill mumpuni di bidang Teknologi Informasi. Peserta mengikuti pelatihan ini setiap hari Sabtu selama 28 September hingga 16 November 2019. Tercatat ada 941 pendaftar yang disaring dari dua seleksi, yaitu seleksi administrasi dan seleksi substansi. Dari ratusan calon peserta tersebut, terhitung 305 peserta final yang mengikuti empat skema pelatihan VSGA, yakni menawarkan empat skema pelatihan yang terdiri dari Junior Mobile Programmer, Junior Web Programmer, Junior Graphic Designer, dan Junior Network Administrator.

Jumlah peserta keseluruhan yang telah mengikuti sertifikasi yakni, dari skema JGD 106 orang, JNA 75 orang, JMP 49 orang, dan JWP dengan 75 orang. Pada akhir kegiatan DTS 2019 ini, para peserta diwajibkan untuk mengikuti ujian Sertifikasi LSP P3 dengan lokasi ujian di Laboratorium Jurusan Teknologi Informasi, Gedung Teknik Sipil Lantai 6-7 Politeknik Negeri Malang.

Acara ini resmi ditutup pada hari Rabu, 17 November 2019 oleh Pembantu Direktur Bidang IV, Bapak Dr. Luchis Rubianto, LRSC., MMT, di Auditorium Gedung Sipil Lantai 8 Polinema. Acara diikuti oleh para 38 instruktur, 31 panitia, dan juga total 267 peserta dari empat skema di atas. Selain itu, DTS VSGA Batch 2 ini juga dihadiri oleh Ibu Eka Handayani, S.E., MM, dari Kemenkominfo Surabaya, dan juga Ibu Ir. Cahaya Khoironi, MM. perwakilan dari Badan Litbang SDM Kemenkominfo Jakarta.

Acara penutupan sendiri berlangsung cukup meriah. Selain laporan yang disampaikan Ketua Pelaksana Kegiatan DTS 2019, Bapak Rudy Ariyanto, ST., M.Cs., disajikan pula pemutaran video kegiatan DTS 2019 yang berlangsung, dan pada akhir acara peserta mendapatkan sertifikat pelatihan dan uang saku. Bapak Luchis sebagai Pudir IV mengapresiasi penutupan dan menyampaikan informasi tentang kegiatan ini di masa depan, “Tahun depan di tahun 2020, kami ditarget 1000 peserta oleh Kemkominfo, Polinema dan JTI siap untuk melaksanakan acara ini kembali. Rencananya, kami akan membuka kegiatan ini dalam 3 tahap, dan dengan kerjasama dengan semua SMK di Malang Raya.” tutupnya.  [FUM]

Jalin Kerjasama dengan Shenyang University of Technology, JTI Polinema Terbangkan Empat Mahasiswa ke Tiongkok

Wednesday, 9 October 2019 - 15:12 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Empat mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) telah berangkat ke negeri tirai bambu pada hari selasa (8/10/2019) kemarin, dalam rangka kerjasama antar kampus Polinema dan Shenyang University of Technology. Para mahasiswa tersebut yaitu Ambrosius Bimas Yudistira (TI-3H), Ikhlaashul Mu’aasyiqiin (TI-3H), Mike Vera Rotua Saragi (TI-3H), dan Nissa Auwliya Luth Dendy (TI-3H). Mereka menempuh gelar double degree (gelar ganda) setelah menyelesaikan empat semester di JTI Polinema. Keempat mahasiswa ini, nantinya akan menempuh dua tahun studi lanjut di Tiongkok.

Nissa, salah satu mahasiswa yang terpilih, menjelaskan jika program ini akan sangat bermanfaat demi masa depannya kelak. Lebih lanjut, ia memaparkan tentang bagaimana dirinya terpilih pada program gelar ganda ini, “Alhamdulillah, kami berempat terpilih setelah menempuh seleksi yang ketat di JTI. Awalnya, kami mendaftar terlebih dahulu di akhir semester empat kemarin. Lalu kami mengikuti tes TOEFL sebagai ketentuan awal, mengingat di Tiongkok nanti proses belajar mengajar akan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.” ujarnya.

Sementara itu tanggapan perwakilan dari JTI Polinema, ibu Eka Larasati Amalia, S.ST., M.T.,  mengemukakan jika dengan kolaborasi ini, mahasiswa bisa mengambil banyak manfaat bagi individu maupun untuk kampus. “Dengan adanya kerjasama ini, semoga para mahasiswa nanti bisa membagikan pengalaman dan ilmunya bagi jurusan dan teman sebayanya. Selanjutnya, semoga dengan double degree program ini, JTI Polinema bisa menambah kuota gelar gandanya keluar negeri tahun depan.” tutup dosen muda ini.

Luar Biasa! Tim JTI Polinema Borong 3 Piala dari Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KIMPN) 2019 di Politeknik Caltex Riau

Thursday, 19 September 2019 - 11:19 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG– Sekali lagi, berita baik datang dari Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) di acara Kompetisi Mahasiswa Informatika Politeknik Nasional (KIMPN) 2019 yang dilaksanakan di Politeknik Caltex Riau. Tercatat ada 21 Politeknik, yang terdiri dari 102 tim, dan 250 peserta dari seluruh Indonesia mengikuti event tahunan KIMPN ini. JTI Polinema sendiri mengirim 22 total peserta dari delapan tim dan lima kategori.

Tim Imagineus dari JTI Polinema yang mendapat Juara 1 di bidang E-Government – Foto: Politeknik Caltex Riau

Dari delapan lomba yang dipertandingkan, perwakilan Polinema memenangkan tiga kategori di sektor E-Government, Keamanan Jaringan, dan juga Cipta Inovasi. Bidang E-Government memperoleh juara pertama dengan nama tim Imagineus yang dikomandoi oleh Roy Achmad Aziz, dan Yudistira Eka Putra. Tim ini dibimbing oleh bapak Dika Rizky Yunianto, S.Kom., M.Kom. yang juga seorang ahli dalam pengembangan teknologi informasi bagi pemerintahan. Lebih lanjut ia menjelaskan, ”Dalam kompetisi ini, kami mengintegrasikan data dinas pertanian, perikanan, peternakan untuk mengetahui ketersediaan pangan agar lebih mudah.” Dosen muda ini juga menambahkan, “Selain itu, kami juga memprediksi produksi setiap komoditas di tahun berikutnya.”

Tim GenerasiBaru-v1 JTI Polinema memperoleh peringkat kedua di bidang keamanan jaringan – Foto: Politeknik Caltex Riau

Sedangkan di bidang keamanan jaringan, tim GenerasiBaru-v1 menempati peringkat kedua dengan nama tim oleh pasangan Rahma Syndu Granata dan Riza Awwalul Baqy. Di kompetisi ini, pengujian diadakan pertandingan attack dan defense jaringan antar peserta. Kedua mahasiswa JTI Polinema ini memang terkenal cukup unggul dalam bidang network security, sehingga atas kinerjanya mereka bisa memenangi kompetisi ini. Di bidang Cipta Inovasi, perwakilan JTI Polinema meraih juara ketiga dengan atas nama tim Barokah Crew yang terdiri dari Anggarda Bayu, Kiki Rizka Abdullah, dan Sahabul Ashfari. Tim yang dibimbing oleh bapak Muhammad Afif Hendrawan, S.Kom., M.T. ini mengembangkan konsep autentikasi memanfaatkan gelombang otak.

Tim Barokah Crew mendapat juara ketiga di sektor cipta inovasi – Foto: Politeknik Caltex Riau

“Gelombang otak digunakan untuk login atau autentikasi pengganti password atau sidik jari.“ kata Afif. Pengaplikasian gelombang otak ini merupakan ranah baru di bidang autentikasi selain penggunaan biometrics. “Kami sadar jika iris scanner, face recognition, juga fingerprint sudah sering diaplikasikan. Namun, di sini kami menggunakan gelombang otak ini sebagai cara lain untuk diterapkan dalam high value asset seperti membuka ruangan rahasia ataupun akses tertentu dalam gedung yang membutuhkan autentikasi khusus.”

Dengan pencapaian luar biasa ini, Jurusan Teknologi Informasi sekali lagi mengharumkan nama Politeknik Negeri Malang di kancah nasional. Semoga ke depannya JTI bisa mengepakkan sayapnya menuju kompetisi di jenjang internasional. (FUM)

Selamat! Tim Dosen dan Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Polinema Menjuarai 1st Winner 4th SEA Creative Camp Competition

Friday, 6 September 2019 - 10:29 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Kabar gembira diterima oleh Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri Malang (Polinema) Jumat lalu. Kolaborasi antar tim dosen dan mahasiswa mendapat peringkat pertama dalam “4th SEA Creative Camp” di bidang Big Data Online Workshop. Kompetisi ini diadakan oleh Southeast Asian Ministers of Education (SEAMEO) dan sudah memasuki tahun ke empat saat ini. Mendaftarkan proyek CITIBIKE, tim dosen yang terdiri dari ibu Annisa Puspa Kirana, S.Kom, M.Kom, Vivi Nur Wijayaningrum, S.Kom, M.Kom, dan Mustika Mentari, S.Kom, M.Kom menjuarai kompetisi yang bergengsi ini.

Berawal dari riset grup yang serupa dalam bidang Artificial Intelligence (AI), ketiga dosen berkesempatan mengikuti online course khususnya dalam bidang big data oleh SEAMEO. Salah satu perwakilan dari tim dosen, ibu Vivi menjelaskan “Kami memilih big data karena merupakan salah satu topik yang sedang trend saat ini dan akan terus mengalami perkembangan di masa yang akan datang terutama dalam mendukung era industri 4.0. Selain itu, juga karena sumber daya manusia yang menekuni dalam bidang big data tersebut masih jarang, terutama di Polinema.” Dosen muda ini juga menjelaskan mengapa tim mengulik konsep tertentu, “Kami memilih CITIBIKE, sebuah layanan penyewaan sepeda di kota New York. Layanan persewaan ini merupakan salah satu transportasi alternatif publik di sana. Data transaksi penyewaan ini terus di update setiap saat dan dapat diakses oleh publik.” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan jika tim mengambil data yang tersedia dimulai tahun 2012 sampai saat ini yang mencapai ukuran 189 GB. Data yang tersedia tersebut menyimpan informasi tentang nama stasiun, data perjalanan per customer, data kecelakaan, biodata customer, data komplain, dan data lainnya. Ibu Annisa Puspa dari tim dosen menambahkan “Spesifiknya, untuk project ini sendiri kami menggunakan data nama stasiun, transaksi peminjaman dan pengembalian, dan profile customer. Data-data tersebut digunakan untuk mendapatkan informasi dan analisis tentang perilaku masyarakat yang sering menggunakan CITIBIKE sebagai alat bantu transportasinya. Analisis yang dilakukan meliputi analisis jenis kelamin, umur, stasiun yang paling populer, dan masih banyak analisis lainnya.” tambahnya. Harapannya, dengan mempelajari tentang perilaku customer atau masyarakat di kota New York dalam menggunakan transportasi dalam kehidupan sehari hari, persewaan sepeda kayuh bisa diaplikasikan di Indonesia ke depannya.

Tim dosen dan mahasiswa jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang – Dokumen Pribadi

Dalam prosesnya, tim dosen JTI merekrut para mahasiswa berkompeten di jenjang D3 Manajemen Informatika (MI) dan D4 Teknik Informatika (TI). Mahasiswa jenjang MI, yaitu Rizki Novitria Rahmawati (MI-2E), Sherin Lendiska Wulandari (MI-2F), Alissa Velia Royhatul Jannah (MI-2D), Andry Dwi Suharmanto (MI-2D), sedangkan  mahasiswa TI, yakni Zaky Maula Luthfansa (TI-3D), Novian Nurrohman (TI-2B), dan Ivan Abdurrafie (TI-2D). Tim dosen membantu mengkoordinasi mahasiswa dan mengarahkan pengerjaan project akhir yang dikerjakan sehingga project dapat berhasil dikumpulkan tepat pada waktunya. Para dosen juga membantu menggali ide dan memberikan gambaran mengenai contoh-contoh penerapan big data dalam kehidupan sehari-hari.

Meski begitu, dalam mengikuti kompetisi ini para tim dosen dan mahasiswa menempuh jalan terjal dan mengalami berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Dari pengambilan data yang terkendala waktu, koneksi, dan keterbatasan memory pada device yang digunakan. Selain itu, waktu pengerjaan terpotong karena ada liburan puasa dan lebaran Idul Fitri sehingga tidak bisa lebih fokus untuk mengerjakan project yang telah diusulkan. Namun semua teratasi di detik-detik terakhir menjelang batas akhir pengumpulan tugas. Hal ini didasari oleh semangat kerja tim yang sangat tinggi dan kompak. Dengan jerih payah, kesabaran, serta kegigihan antara kolaborasi tim dosen dan mahasiswa, tim ini mendapatkan sertifikat internasional 1st winner langsung dari pihak SEAMEO. (FUM)