7 Besar Kategori PKM GT Akan Masuk Proses Bootcamp Dalam Rocket Jump School

Malang – Pada tanggal 15 Januari 2022 telah terlaksana lomba Internal Competition Jurusan Teknologi Informasi 2021, bertempat di ruang Auditorium lantai 6 gedung Sipil-TI. Lomba ini memiliki beberapa kategori, meliputi: Inovasi Aplikasi, PKM-GT, English Writing, Bisnis IT, dan Keamanan Jaringan. Untuk peserta PKM GT Internal Competition tersebut akan masuk proses selanjutnya yaitu Bootcamp dalam Rocket Jump School. Rocket Jump School merupaka program persiapan soft skill talent bagi mahasiswa yang komprehensif untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa, agar dapat mencapai hasil kerja terbaik dan meningkatkan performa skill di karir profesional dalam proses pengembangan karir di masa depan. Adapun beberapa benefit dari Rocket Jump School tersebut antara lain pembelajaran yang relevan, ubah aspirasi jadi aktif, kreativitas tanpa batas, dan bangun serta perluas koneksi.

Pada program tersebut target dan proses kurasi peserta yaitu pendaftaran online melalui form registrasi, proses seleksi peserta dengan kriteria, dan administrasi serta pertanyaan terkait mindset, dan terdapat kegiatan webinar dan online class & mentoring session. Jadwal program yang akan dilaksanakan antara lain:

  1. Orientations Day. Sesi ini meliputi kegiatan kick off, webinar, penjelasan overview dari program yang bisa diikuti oleh Mahasiswa Politeknik Negeri Malang.
  2. Selections Day. Sesi kurasi dan pembentukan kelompok (yang akan dikurasi menjadi 21 peserta untuk mengikuti proses Incubations).
  1. Incubations. Sesi peserta akan mengikuti rangkaian online class dan mentoring session.
  1. Demo Day. Sesi akhir program, peserta akan melakukan online pitching terkait experience masing-masing di depan juri dan peserta lain.

Kemudian terdapat 3 kegiatan kelas yaitu, webinar (web seminar) yang akan mengundang expertise untuk membagikan insight terkait topik tertentu, online class yakni peserta mendapatkan materi pembelajaran dan tugas, selanjutnya case study (1-5 mentoring) yaitu penyelesaian masalah studi kasus yang ada melalui diskusi tim. Yang tak kalah menariknya terdapat modul yang menarik yaitu Critical Thinking & Problem Solving dan Leadership Skill.

Dengan adanya program tersebut diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensinya dalam mencetak talenta yang unggul sehingga siap dalam dunia kerja di massa yang akan datang.

(OSY/DRA)


FGD Pembentukan Komite Kurikulum D-IV SIB

MALANG – Setelah melalui beberapa rangkaian acara untuk berdiskusi tentang program studi baru yaitu D-IV Sistem Informasi Bisnis (SIB) yang akan hadir di Politeknik Negeri Malang (Polinema) khususnya Jurusan Teknologi Informasi (JTI) sampailah kita pada tahap pembentukan komite kurikulum D-IV SIB. Acara ini dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknologi Informasi yaitu Bapak Rudy Ariyanto, S.T., M.Cs., Sekretaris Jurusan Teknologi Informasi, Ketua Program Studi D-IV & D-III Jurusan Teknologi Informasi, Para dosen Jurusan Teknologi Informasi, serta peserta dari DUDI dan Universitas. FGD Pembentukan Komite Kurikulum D-IV SIB ini dilaksanakan pada Kamis, 16 Desember 2021 di Atria Hotel Malang.

Acara dibuka oleh Bapak Rudy Ariyanto, S.T., M.Cs selaku Ketua Jurusan Teknologi Informasi. Beliau menyampaikan bahwa upgrading D3 ke D4 ini dilakukan secara inisiatif dan juga merupakan salah satu upaya bagaimana kita dengan industri berhubungan secara intens, berkelanjutan, dan pastinya dalam proses diskusi melahirkan program studi baru ini membutuhkan masukan dari pihak industri. Serta adanya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang nanti akan diterapkan pada jurusan baru ini terutama pada kegiatan praktek industri selama 6 bulan, di kegiatan ini industri memiliki peranan yang sangat signifikan terhadap lulusan. Sehabis pembukaan tersebut, dilanjutkan dengan paparan mengenai tugas dan fungsi komite kurikulum yang disampaikan oleh Bapak Hendra Pradibta, S.E., M.Sc. selaku Ketua Program Studi D-III JTI dan Bapak Agung N. Pramudhita selaku Moderator.

Beliau menyampaikan kalau lebih butuh pendamping atau masukan baik dari akademisi maupun industri. Inginnya prodi baru ini bisa menjadi program studi yang unggul baik dalam bidang sistem infomasi bisnis baik tingkat nasional maupun internasional (ranahnya multidisiplin). Untuk mencapai itu maka dilaksanakan pendidikan vokasi inovatif, melaksanakan pengabdian masyarakat, melaksanakan penelitian terapan berbasis produk dan jasa, menyelenggarakan sistem pengelolaan pendidikan vokasi, dll. Program studi ini berusaha menyusun kurikulum untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam teknologi, meningkatkan kemampuan problem solving yang dibentuk dengan skema project based learning dan case method untuk membentuk kemampuan analisis mahasiswa dan penyelesaian masalah di dunia usaha dan industri. Dan juga adanya link and match pada metode pembelajaran.

Harapannya prodi baru ini bisa memberikan solusi pada bisnis berbasis teknologi untuk industri kreatif pada UMKM dan Startup. Profile lulusan meliputi software engineer, bisnis analis, entrepreneur, dan teknopreneur. Implementasi MBKM sarjana terapan SIB, melakukan sebuah riset pada mahasiswa memilih jalur yang mana. Ada 3 skema,

Magang industri, wirausaha, dan studi independen (riset dalam kampus, dan juga dapat memfasilitasi mahasiswa yang akan melanjutkan studi). Diharapkan mahasiswa memiliki jiwa berwirausaha. Pembentukan komitee di setiap semester ada berkaitan hak dan kewajiban yang mempunyai tujuan. Komitee dipilih berdasarkan keterampilan teknis dan kompetensi yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan tertentu. Di prodi baru ini akan ada mata kuliah pilihan dari kurikulum.

Selepas pemaparan mengenai tugas dan fungsi komite kurikulum, ada sesi diskusi dan penandatanganan MoU komite kurikulum. Saat sesi diskusi terlihat antusiasme dari pihak industri, akademisi, dan para dosen sekalipun. Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Bapak Ir. Deddy Kusbianto Purwoko Aji, M.MKom, dan selanjutkan dengan ramah tamah.

(MIR/FUM)


Penguatan Peran Ikatan Alumni Jti Polinema Untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka

Malang – Jurusan Teknologi Informasi mengadakan kegiatan Penguatan Peran Ikatan Alumni JTI  Polinema untuk Mendukung Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka pada tanggal 10 Desember 2021. Kegiatan tersebut berlangsung secara offline di Hoel Senyum Jatim Park 3 Kota Batu.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjut dengan sambutan dari Rudy Ariyanto, S.T., M.Cs. sebagai Ketua Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang. Beliau menyampaikan pengumpulan para alumni sangat diapresiasi dan dihargai. Beliau juga menyampaikan terima kasih pada seluruh alumni Jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malan yang sudah menyempatkan waktu untuk kembali membantu kampus. Dengan IKA, kampus dapat mensinkronisasi link and match dengan industri di dunia kerja. Dengan dilaksanakannya acara ini, diharapkan alumni, mahasiswa dan dosen dapat mendapat ilmu baru dan kebutuhan lulusan bagi industri nantinya.

Kemudian, dilanjutkan sambutan dari Bapak Dr. Luchis Rubianto, LRSC., MMT. Selaku perwakilan alumni yang menyampaikan terima kasih pada tim panitia CF telah berhasil mengumpulkan 20 alumni dari berbagai bidang. Dengan penguatan IKA Alumni, ini dapat mempererat sekaligus membuat kita reuni sebentar dengan dosen-dosen dan. Polinema memang menjadi tempat untuk kembali. Selanjutnya Ibu Ratih Indri Hapsari, S.T., M.T., Ph.D. juga menyampaikan sambutannya “Saya sebagai Pembantu Direktur IV Polinema, sangat terbantu dengan kegiatan ini. Mengingat kerjasama dengan mitra dapat dilaksanakan dari berbagai bidang-bidang lain sesuai tempat bekerja alumni saat ini. Harapan saya, semoga ada follow up yang lebih lanjut dan mewadahi alumni ini agar tetap terus berlanjut silaturrahminya.”, ujar Beiau (Jum’at. 10/12/21).

Penyampaian materi pada sesi pertama dilakukan oleh Bapak Reynaldi Oktino mengenai Company Profile dan Link & Match Perguruan Tinggi Vokasi dan Dunia Industri. Kemudian dilanjutkan pemaparan materi pada sesi kedua oleh Bapak Maulana Yusril Mahendra.

Roadmap Link & Match industri meliputi:

  1. Menciptakan SDM lulusan yang kompeten, unggul, dan sesuai dengan kebutuhan industri skala nasional maupun global.
  2. Terjadi peningkatan produktivitas, inovasi, serta daya saing yang signifikan hingga memajukan pertumbuhan ekonomi.
  3. Meningkatkan kesejahteraan dan karir lulusan vokasi lebih baik.
  4. Menciptakan generasi wirausaha yang tangguh dan inovatif.
  5. Input peserta didik pendidikan vokasi harus passion dengan dunia vokasi.
  6. Keterlibatan dunia industri dan kerja semaksimal mungkin.
  7. Peningkatan soft skills dan karakter lulusan agar menjadi pembelajar mandiri sepanjang hayat.
  8. Mampu menjawab tantangan kebutuhan kompetensi masa kini dan mendatang.
  9. Riset terapan yang menghasilkan produk nyata yang dihilirkan ke pasar industri dan masyarakat.

Faktor Kontribusi Keberhasilan dalam bekerja (Mitsubishi Research Institute, 2002)

  • Soft skills 40%
  • Jejaring Kerja 30%
  • Ahli di bidangnya 20%
  • Keuangan 10%

Setelah pemaparan materi, terdapat sesi tanya jawab, dengan mahasiswa terkait pekerjaan dan soft skills yang dibutuhkan di dunia kerja.

Untuk sesi terakhir adalah sarasehan alumni, dosen, dan mahasiswa mulai dari Perkenalan dan saling sharing oleh 20 orang alumni yang sudah diundang. Selain itu, ada juga alumni yang bergabung melalui zoom dan diakhiri oleh penyusunan struktur IKA JTI Polinema oleh Bapak Anas.

(OSY/FUM)


Peningkatan Kompetensi Siswa di Bidang TKJ dan Multimedia di SMAI Kepanjen

Pada tanggal 11 Desember telah dilaksanakan Ujian kompetensi kerjasama SMAI Kepanjen dan juga JTI polinema dalam peningkatan kompetensi siswa di bidang TKJ dan multimedia ( corel draw dan Photoshop).

Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun untuk mengetahui tingkat kompetensi siswa. Siswa melaksanakan Ujian kompetensi tersebut melalui sistem CBT ( computer based test) .

Kerjasama ini telah diprakasai sejak tahun 2009 hingga sekarang, dan menjadi kegiatan rutin setiap tahun.
@smaisaka_official