Malang, 9 November 2025 — Politeknik Negeri Malang (POLINEMA) melalui Jurusan Teknologi Informasi kembali menorehkan prestasi dalam ajang bergengsi Indonesia Creative Cities Network (ICCN) 2025, yang digelar pada 8–9 November 2025 di Malang Creative Center (MCC) lantai 7. Mengusung tema “AI dan Digital Innovation”, POLINEMA menampilkan berbagai karya digital inovatif yang memadukan teknologi, kreativitas, dan pembelajaran masa depan.
Pameran dengan tajuk “Ecosystem Digital Media Art and Digital Future” ini menjadi ajang bagi berbagai institusi pendidikan, komunitas kreatif, dan pelaku industri untuk berbagi gagasan dan memperkuat jejaring kolaborasi. Tahun ini, ICCN melibatkan sejumlah pihak strategis seperti Stasion (Komunitas Startup Malang), Game Developer Malang (GDM), EJS Center, Diskominfo Jawa Timur, serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat ekosistem digital nasional dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa vokasi tidak hanya mampu membuat produk digital, tetapi juga menciptakan karya yang memiliki nilai edukatif dan artistik tinggi. Inovasi game dari mahasiswa POLINEMA merupakan bukti kesiapan pendidikan vokasi dalam menghadapi perkembangan industri game masa kini,”
ujar bapak Dimas Wahyu Wibowo, S.T., M.T., dosen sekaligus Kepala Tim Laboratorium Multimedia and Mobile Technology, Jurusan Teknologi Informasi POLINEMA.
Dalam ajang ini, POLINEMA mempersembahkan tujuh karya unggulan, terdiri dari enam game kreatif hasil inovasi mahasiswa Laboratorium Multimedia and Mobile Technology serta satu karya penelitian dosen yang dikembangkan secara kolaboratif bersama mahasiswa.
Karya-karya tersebut meliputi: Memorize IT – game puzzle yang melatih daya ingat pemain,
Damned Veil – game aksi dengan mekanik tembakan pantul yang menantang,
Skill Issue – puzzle logika dengan karakter slime yang mengasah strategi berpikir,
Vortex Velocity – game balapan futuristik bertema City of Tomorrow,
Cat Up – puzzle kreatif bertema kucing yang menguji ketelitian,
Magicaffeine Story – simulasi barista di dunia fantasi penuh imajinasi, serta
BioQuest – inovasi pembelajaran anatomi tubuh berbasis Virtual Reality, yang menghadirkan pengalaman belajar interaktif dan imersif di dunia digital.
Ketujuh karya tersebut dikembangkan oleh Tim Laboratorium Multimedia and Mobile Technology, yang terdiri atas Dimas Wahyu Wibowo, S.T., M.T., M. Shulkan Khairy, S.Kom., M.Kom., Eka Larasati Amalia, S.ST., M.T..Pengembangan karya ini juga melibatkan sejumlah mahasiswa kreatif POLINEMA, yaitu Jonathan Emmanuel Kristanto, Daffa Satria Maulana, Rafi Abiyyu Airlangga, Gunawan Wibisono, dan Muhammad Erril Putra Pratidina, Mohammad Daanii Althaaf Reivan Fadhlillah dan Eka Evita Anggraini. yang berperan aktif dalam proses desain, pemrograman, hingga implementasi inovasi digital.
“Partisipasi kami di ICCN 2025 menjadi langkah nyata POLINEMA untuk memperkuat peran pendidikan vokasi dalam pengembangan talenta digital muda Indonesia,”
tambah bapak Dimas Wahyu Wibowo, S.T., M.T.
“Kami berkomitmen untuk menjadikan POLINEMA sebagai pelopor pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan siap berkontribusi dalam ekonomi kreatif nasional.”
Melalui keikutsertaan dalam ICCN 2025, POLINEMA tidak hanya menegaskan eksistensinya di ranah inovasi digital, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan AI, game development, dan digital media art di Indonesia.
Roobet is pure gambling fun, let’s be honest. Just remember to play responsibly, yeah? If you’re new, this portal offers everything you need to know about Roobet gambling: roobetgambling