Sidoarjo — Tim pengabdian kepada masyarakat Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Politeknik Negeri
Malang menyelenggarakan pelatihan “Visualisasi Data pada Industri” di PT Multi Spunindo Jaya,
Krian, Sidoarjo, pada Selasa, 28 Juli 2026. Kegiatan diikuti 33 karyawan setingkat staf hingga manajer
dari beragam fungsi, mulai dari HRD dan General Affair, marketing, procurement dan purchasing,
hingga produksi, PMC, TSI, dan Jishuken.
Pelatihan berangkat dari persoalan yang lazim di industri manufaktur: data operasional sudah
terkumpul dalam jumlah besar, tetapi belum tersaji dalam bentuk yang mudah dibaca oleh
pengambil keputusan. Dari 31 peserta yang mengisi kuesioner evaluasi, 29 orang mengaku belum
pernah sama sekali mengikuti pelatihan visualisasi data.
Materi dibuka dengan pengenalan kerangka kerja data-driven decision making (DDDM), yang
menempatkan data sebagai dasar keputusan operasional maupun manajerial. Peserta kemudian
masuk ke sesi hands-on: mengolah data studi kasus menjadi report dan dashboard menggunakan
Looker Studio. Setelah praktikum, perwakilan kelompok mempresentasikan dashboard yang dibuat
melalui pendekatan data storytelling — menjelaskan bukan sekadar angka yang tampil, melainkan
temuan dan rekomendasi yang lahir darinya.
Untuk mengukur capaian belajar, tim menyelenggarakan pre-test dan post-test. Hasilnya
menunjukkan peningkatan nilai sebesar 18% dari 70% menjadi 88%. Seluruh peserta juga
memperoleh akses ke portal learning management system (LMS) yang dapat diakses kapan saja
untuk memperdalam materi setelah pelatihan berakhir.
Ketua tim pengabdian, Candra Bella Vista, menyatakan “Kami berharap kolaborasi dengan PT Multi
Spunindo Jaya dapat terus berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi kedua
belah pihak. Bagi perusahaan, pelatihan ini mendukung peningkatan kompetensi SDM sesuai
kebutuhan industri, sedangkan bagi JTI Polinema, kerja sama ini menjadi wadah untuk
mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus memastikan kegiatan pendidikan,
penelitian, dan pengabdian tetap selaras dengan perkembangan kebutuhan dunia industri.” Ujarnya
Tim pengabdian beranggotakan enam dosen JTI Polinema, yaitu Candra Bella Vista selaku ketua,
bersama Yoppy Yunhasnawa, Triana Fatmawati, Vivin Ayu Lestari, Dian Hanifudin Subhi, dan Dika
Rizky Yunianto.
Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Rata-rata penilaian peserta terhadap dua
belas aspek pelatihan mencapai 4,50 dari skala 5, dengan 93,5 persen jawaban berada pada kategori
setuju dan sangat setuju. Aspek kejelasan penyampaian instruktur dan peningkatan pemahaman
peserta memperoleh skor tertinggi, yakni 4,65.
Peserta juga menyampaikan sejumlah catatan. Yang paling sering muncul adalah penggunaan data
milik peserta sendiri sebagai bahan latihan, serta pelatihan lanjutan pada topik pengumpulan,
pembersihan, dan transformasi data.
Perwakilan PT Multi Spunindo Jaya, Satryo Anggoro divisi HRD & GA, menyampaikan “Materi yang
diberikan sangat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan kami. Kami berharap kegiatan serupa dapat
terus berlanjut dengan topik yang lebih mendalam agar kompetensi karyawan semakin meningkat.”
katanya.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada bidang pengabdian kepada
masyarakat, sekaligus membuka peluang kerja sama lanjutan antara JTI Polinema dan industri di
kawasan Krian dan sekitarnya.