Jurusan Teknologi Informasi Polinema Kirim Enam Mahasiswa ke EDUTAINTMENT SUMMER CAMP PROGRAM 2019 di Universiti Teknikal Malaysia Melaka

Friday, 23 August 2019 - 13:55 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Politeknik Negeri Malang (Polinema) bekerja sama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM)untuk mengadakan program yang bertajuk Edutainment Summer Camp Program 2019. Acara ini diadakan selama tujuh hari dari tanggal 18 – 25 Agustus 2019 dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan di Polinema untuk berkontribusi dalam acara yang bertujuan untuk pertukaran pelajar dan pembelajaran budaya Malaysia ini. Kampus Polinema menyokong penuh para partisipan dengan menyediakan dana tiket pesawat pulang-pergi senilai lebih dari Rp. 9.500.000 per mahasiswa.

Didampingi oleh ibu Hilda Cahyani, SS, M.Pd, Ph.D.  sebagai dosen pendamping, para  mahasiswa Polinema diantar menuju UTeM Malaysia pada tanggal 18 Agustus 2019. Dari antara total 14 peserta Polinema, enam di antaranya dari Jurusan Teknologi Informasi, yaitu Eko Setyo Wijanarko, Herlangga Satria Mulia Pewana, Vira Meliana Agustin, Flasma Veronicha Hendryana, Nabila Affryda Rihadatul’aisy, dan Salsabila Firdausy. Pada hari pertama, diadakan upacara pembukaan di di UTeM, disertai dengan Campus Tour di universitas tersebut. Pada enam hari selanjutnya, perwakilan UTeM mengajak para mahasiswa untuk belajar budaya Malaysia dengan mengadakan Melaka Tour. Tur ini bertujuan untuk mengelilingi Melaka city dengan mengunjungi Museum, Taming Sari, Dataran Pahlawan, E’Famosa, St. Paul’s Church, dan juga River Cruise.

Diharapkan dengan mengikuti program ini, mahasiswa Polinema bisa memahami budaya Malaysia dan meningkatkan toleransi antar negara. Selain itu, semoga dengan hubungan Polinema dan UTeM ini dapat mempererat diplomasi antar kampus dan juga negara Indonesia dan Malaysia. (FUM)

Mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi Polinema Mengikuti Pertukaran Pelajar ASEAN dalam 4TH SEA-TVET STUDENT EXCHANGE PROGRAM

Friday, 23 August 2019 - 13:47 Oleh Faiz Ushbah Mubarok

MALANG – Southeast Asian Ministers of Education (SEAMEO) Secretariat menyelenggarakan program 4th Batch of SEA-TVET (South East Asia – Technical and Vocational Education Training) Student Exchange. Program dilaksanakan selama 27 hari, dimulai dari tanggal 19 Agustus 2019 – 14 September 2019 di Ipoh, Malaysia. Di periode ke empatnya ini, program pertukaran pelajar ini diikuti oleh lebih dari 300 mahasiswa dari 126 kampus di lima negara ASEAN, yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Di program ini, Politeknik Negeri Malang termasuk dari salah satu di antara 55 kampus yang terpilih di Indonesia.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing, pengetahuan dan keterampilan mahasiswa diploma melalui pengalaman magang lintas negara di wilayah Asia Tenggara. Selain itu, acara ini juga dalam rangka membangun landasan jaringan antara Politeknik dan institusi TVET di Asia Tenggara, dan untuk mengembangkan kemitraan dengan institusi TVET di luar Asia Tenggara, seperti Jerman, Inggris, Jepang, Tiongkok dan Korea, dan untuk mendorong dan memperkuat partisipasi industri dalam menyempurnakan pendidikan vokasi di Asia Tenggara.

Mahasiswa jurusan teknologi informasi disambut kedatangannya di bandara Malaysia – Polinema (Dokumen Pribadi)

Dua mahasiswa kelas internasional dari jurusan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Malang terpilih menjadi delegasi di program tersebut, yakni Rakotoaritsoa Fenohasina dan Rizky Putra Pradhana Budiman. Kedua mahasiswa dari kelas 2G program studi D4 Teknik Informatika ini mengikuti program pertukaran pelajar di Malaysia beserta delegasi politeknik/universitas lain di lima negara ASEAN. Selama mengikuti program, mereka belajar mengenai pengenalan dan pertukaran pembelajaran budaya, pendidikan short course di kampus tujuan, dan juga magang di beberapa tempat industri di negara tujuan.

Program ini didukung penuh oleh Politeknik Negeri Malang dalam pelaksanaannya dengan telah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antar institusi partisipan. Pada akhir acara, diharapkan para kegiatan ini akan mencapai hasil sebagai berikut:

  • Tercipta program pemagangan lintas negara antar negara-negara di Asia Tenggara, dimana dapat meningkatkan daya saing global dan kualitas mahasiswa,
  • Jaringan yang berkelanjutan antarken institusi vokasi diantara negara di Asia Tenggara, bahkan di luar Asia Tenggara yang menjadi partisipan kegiatan ini,
  • Pengembangan kemitraan yang erat diantara institusi vokasi dengan industri skala internasional maupun industri multinasional. (FUM)

Pembukaan DTS 2019 Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Polinema oleh Staff Kominfo Surabaya

Tuesday, 20 August 2019 - 16:22 Oleh un

Malang – Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang menjadi salah satu tuan rumah program Digital Talent Scholarship (DTS) 2019 pada hari Kamis, 18 Juli 2019 menerima kunjungan dari Kominfo Surabaya yang dipimpin oleh Ibu Eka Handayani, SE., MM., sebagai Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi program tersebut.

Monev DTS 2019 Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Polinema oleh Staff Kominfo Surabaya

Kunjungan kali ini difokuskan kepada monitoring dan evaluasi mengenai sejauh mana kegiatan DTS 2019 berlangsung dan hambatan apa saja yang menjadi kendala pelaksanaan kegiatan DTS 2019 baik selama pendaftaran maupun selama kegiatan dalam kelas berlangsung. Selain itu, monitoring peserta juga dilakukan untuk meninjau sejauh mana kompetensi siswa setelah menjalani program selama tiga minggu terakhir.

 

DTS 2019 dengan program Vocational School Graduate Academy (VSGA) yang berlangsung selama 18 hari di JTI Polinema ini memberikan kesempatan kepada lulusan SMK yang belum bekerja untuk mendapatkan pelatihan dengan level teknisi bidang TIK. Kegiatan ini dibuka oleh Pembatu Direktur Bidang IV, Bapak Dr. Luchis Rubianto, LRSC., MMT, pada hari Senin, 1 Juli 2019 di Aula Pertamina Polinema. VSGA yang menggaet Jurusan Teknologi Informasi (JTI) Polinema ini menawarkan empat skema pelatihan dan empat yang terdiri dari Junior Mobile Programmer, Intermediate Animator, Junior Graphic Designer, dan Junior Network Administrator. Dengan peserta yang jumlahnya terbanyak di seluruh Indonesia, 314 orang, diharapkan, VSGA bisa mencetak lulusan bertalenta dalam bidang TIK.

Wawancara antara peserta DTS 2019 dengan Staff Pengembangan SDM Kominfo Surabaya, M. Bobby Rachman SH.

Salah satu peserta DTS 2019, Wiji Prabowo (19) mengatakan, “DTS 2019 ini sangat membantu saya dalam mempelajari jaringan dari nol. Saya bisa mengikuti program dengan baik karena kompetensi instruktur amat mumpuni ketika menjelaskan pelajaran.” Alumni SMKN 3 Malang ini menambahkan jika ia merasa beruntung bisa mengikuti program yang diadakan Kominfo dan bekerja sama dengan Polinema ini. “Kami mendapatkan banyak sekali perlengkapan dalam mengikuti DTS ini. Flashdisk, jaket, juga modul pembelajaran kami dapatkan secara cuma-cuma. Fasilitas di kelas juga sangat memuaskan, modul bisa dipahami dengan jelas dan amat mendukung kami dalam belajar.” jelas siswa kelas Junior Network Administrator itu. Wiji menambahkan agar ke depannya akan ada program yang ditawarkan untuk lulusan SMA sehingga mereka kelak juga mendapatkan pelatihan level teknisi bidang TIK dan skill yang mumpuni di bidangnya. (FRU/FUM)